Di usia 3 tahun, anak yang sehat, bergizi baik dan tumbuh di lingkungan yang baik memiliki 1.000 trilyun sinapsis di otaknya. Aktivitas otak anak sudah tidak seaktif umur 0 – 3 tahun. Beberapa sinapsis ini akan menjadi semakin kuat terbentuk namun banyak sinapsis akan menghilang perlahan selama masa pertumbuhan anak. Pada masa remaja biasanya tinggal separuh saja sinapsis yang tetap ada.
anak mampu
Anak mampu melakukan banyak hal sekarang: berjalan, berlari, memanjat, menendang dan melompat dengan mudah. Anak mampu turun tangga dengan baik.
Bisa naik sepeda sendiri
Bisa memakai baju sendiri
Bisa menggambar garis
Bisa membuka pintu sendiri saat pintu tidak dikunci
Mengenali dan mengidentifikasi benda dan gambar dengan menunjuk
cinta buku
Bisa naik sepeda sendiri
Bisa memakai baju sendiri
Bisa menggambar garis
Bisa membuka pintu sendiri saat pintu tidak dikunci
Mengenali dan mengidentifikasi benda dan gambar dengan menunjuk
cinta buku
Banyak bicara dan sering bertanya
Menguasai sekitar 900 kata. Membuat kalimat dengan dua atau tiga kata. Memahami kalimat dengan 2 anak kalimat (“Sampai rumah kita bisa bermain bola.”)
Menyebutkan nama dan umurnya sendiri
Menyebutkan warna
Memahami angka
Bisa bermain peran “pura-pura seolah-olah” dengan benda/mainannya
Makan sendiri
Bisa memperhatikan sesuatu lebih lama
Memiliki ketrampilan berpikir yang lebih baik untuk menyelesaikan permasalahan yang dia hadapi: anak dapat mengingat kejadian yang telah berlalu “kemarin”, bisa mengarang cerita, bisa mulai berpikir logis.
Mengetes kemampuan fisik dan keberaniannya dengan kehati-hatian
Mengungkapkan ekspresi cinta kasih sayang.
Senang bermain bersama temannya tapi seringkali suka berebut, tidak senang berbagi dan mengembalikan barang milik teman lain. Mulai memiliki 1 – 2 teman dekat. Memahami setiap orang itu sama meski memiliki perbedaan: tua-muda, besar-kecil.
fun learning
Menguasai sekitar 900 kata. Membuat kalimat dengan dua atau tiga kata. Memahami kalimat dengan 2 anak kalimat (“Sampai rumah kita bisa bermain bola.”)
Menyebutkan nama dan umurnya sendiri
Menyebutkan warna
Memahami angka
Bisa bermain peran “pura-pura seolah-olah” dengan benda/mainannya
Makan sendiri
Bisa memperhatikan sesuatu lebih lama
Memiliki ketrampilan berpikir yang lebih baik untuk menyelesaikan permasalahan yang dia hadapi: anak dapat mengingat kejadian yang telah berlalu “kemarin”, bisa mengarang cerita, bisa mulai berpikir logis.
Mengetes kemampuan fisik dan keberaniannya dengan kehati-hatian
Mengungkapkan ekspresi cinta kasih sayang.
Senang bermain bersama temannya tapi seringkali suka berebut, tidak senang berbagi dan mengembalikan barang milik teman lain. Mulai memiliki 1 – 2 teman dekat. Memahami setiap orang itu sama meski memiliki perbedaan: tua-muda, besar-kecil.
fun learning
Umur 4 tahun biasanya anak sudah mulai bisa berbagi dengan orang lain
Anak sudah bisa menggunakan toilet sendiri
toilet training
Anak sudah bisa menggunakan toilet sendiri
toilet training
Umur 4 tahun anak sudah bisa menggunting, menangkap 2 dari 3 lemparan bola
Batasi anak melihat televisi:
Semakin sering anak melihat TV akan semakin sering dia meminta snack/jajan yang dia lihat di iklan TV. Ini akan berisiko merusak kebiasaan makan-baiknya. Pastikan acara yang dilihat adalah acara yang sesuai untuk anak. Terlalu banyak melihat TV juga akan mengurangi waktunya untuk bermain-belajar hal yang lain.
Batasi anak melihat televisi:
Semakin sering anak melihat TV akan semakin sering dia meminta snack/jajan yang dia lihat di iklan TV. Ini akan berisiko merusak kebiasaan makan-baiknya. Pastikan acara yang dilihat adalah acara yang sesuai untuk anak. Terlalu banyak melihat TV juga akan mengurangi waktunya untuk bermain-belajar hal yang lain.
saran bagi ortu
Sering mengajak anak membaca dan melihat buku; ajak anak bercerita tentang gambar yang terlihat di buku yang dibaca
Bacakan kisah dongeng, ajak anak berdendang lagu-lagu sederhana
Berikan anak piring atau mangkuknya sendiri saat makan
Ajak dan beri semangat anak untuk makan, berikan anak waktu makan sesuai yang dia inginkan
Bantu anak untuk memakai baju, menggunakan toilet, mencuci tangan dengan sabun setelah dari toilet dan setiap akan makan.
Beri perhatian pada stimulus perkembangan motorik halus
Dengarkan dan jawab pertanyaan anak
Beri semangat anak untuk bermain, menggambar dan membuat sesuatu sesuai kreativitasnya.
Berikan anak tugas sederhana seperti mengembalikan mainan di tempatnya, merapikan sandal, dll untuk mengenalkan rasa tanggung jawab
Batasi menonton televisi dan pastikan anak tidak melihat adegan kekerasan.
Latih untuk bekerja sama dengan saling membantu dan berbagi
Beritahukan serta beri semangat anak untuk berperilaku positif dan orang tua membuat batasan yang jelas.
Berikan curahan cinta dan kasih sayang yang konsisten setiap hari.
Jika memungkinkan maka orang tua bisa mendaftarkan anak di tempat pendidikan anak usia dini supaya anak bisa beraktivitas sambil belajar bersama teman-teman sebayanya.
dunia anak di PAUD bersama teman sebaya
Bacakan kisah dongeng, ajak anak berdendang lagu-lagu sederhana
Berikan anak piring atau mangkuknya sendiri saat makan
Ajak dan beri semangat anak untuk makan, berikan anak waktu makan sesuai yang dia inginkan
Bantu anak untuk memakai baju, menggunakan toilet, mencuci tangan dengan sabun setelah dari toilet dan setiap akan makan.
Beri perhatian pada stimulus perkembangan motorik halus
Dengarkan dan jawab pertanyaan anak
Beri semangat anak untuk bermain, menggambar dan membuat sesuatu sesuai kreativitasnya.
Berikan anak tugas sederhana seperti mengembalikan mainan di tempatnya, merapikan sandal, dll untuk mengenalkan rasa tanggung jawab
Batasi menonton televisi dan pastikan anak tidak melihat adegan kekerasan.
Latih untuk bekerja sama dengan saling membantu dan berbagi
Beritahukan serta beri semangat anak untuk berperilaku positif dan orang tua membuat batasan yang jelas.
Berikan curahan cinta dan kasih sayang yang konsisten setiap hari.
Jika memungkinkan maka orang tua bisa mendaftarkan anak di tempat pendidikan anak usia dini supaya anak bisa beraktivitas sambil belajar bersama teman-teman sebayanya.
dunia anak di PAUD bersama teman sebaya
Saudara kandung adalah teman-pertama bagi anak, meskipun terkadang mereka bertengkar heboh. Hubungan persaudaraan akan mengajarkan anak untuk berbagi dan bekerja sama juga bersaing dan saling mengasihi.
Jika ada bayi baru di rumah biasanya kakak batita akan cemburu. Maka pastikan ibu dan ayah menyampaikan kepada anak bahwa dia tetap disayangi, dicintai dan adil dalam berbagi perhatian. Luangkan waktu khusus bersamanya. Libatkan anak yang lebih besar dalam mengurus adik bayi.
tanda perhatian
Segera bawa anak ke klinik tumbuh kembang jika:
Anak tidak tertarik untuk bermain
Sering terjatuh
Sulit bermain dengan benda-benda kecil
Gagal atau tidak bisa memahami pesan atau perintah sederhana
Tidak bisa berbicara menggunakan beberapa kata dalam kalimat
Sulit atau susah makan
Bagi anak 4 tahun:
Sering terjatuh
Sulit bermain dengan benda-benda kecil
Gagal atau tidak bisa memahami pesan atau perintah sederhana
Tidak bisa berbicara menggunakan beberapa kata dalam kalimat
Sulit atau susah makan
Bagi anak 4 tahun:
Tidak mampu melempar bola dengan tangan
Tidak mampu lompat di tempat
Tidak mampu naik sepeda
Tidak mampu memegang krayon dengan jempol dan telunjuk
Sulit menumpuk 4 balok susun
Sangat sulit berpisah dari orang tua untuk ditinggal sementara
Tidak tertarik diajak bermain
Tidak tertarik bermain bersama anak lain
Tidak merespons orang selain keluarga inti
Sulit terlibat saat diajak bermain peran
Kesulitan memakai baju, tidur dan menggunakan toilet sendiri
Sulit mengontrol emosi saat nangis atau mengamuk
Tidak mampu menirukan gambar lingkaran
Tidak bisa membuat kalimat lebih dari 3 kata
Tidak bisa membedakan istilah “saya” dan “kamu”
Mendadak kehilangan ketrampilan yang semula telah dikuasainya
Tidak mampu lompat di tempat
Tidak mampu naik sepeda
Tidak mampu memegang krayon dengan jempol dan telunjuk
Sulit menumpuk 4 balok susun
Sangat sulit berpisah dari orang tua untuk ditinggal sementara
Tidak tertarik diajak bermain
Tidak tertarik bermain bersama anak lain
Tidak merespons orang selain keluarga inti
Sulit terlibat saat diajak bermain peran
Kesulitan memakai baju, tidur dan menggunakan toilet sendiri
Sulit mengontrol emosi saat nangis atau mengamuk
Tidak mampu menirukan gambar lingkaran
Tidak bisa membuat kalimat lebih dari 3 kata
Tidak bisa membedakan istilah “saya” dan “kamu”
Mendadak kehilangan ketrampilan yang semula telah dikuasainya
0 Response to " Tahapan Perkembangan Anak Umur 3 – 4 Tahun "
Posting Komentar